Keluhan soal snack hampir selalu dua: melempem dan tengik sebelum waktunya. Dua-duanya ditentukan lapisan penghalang di kemasan, bukan cuma kuat-tidaknya seal.
Untuk biskuit, kami biasa pakai OPP / PET metalize / LLDPE. Kalau produknya butuh perlindungan lebih dari udara dan cahaya, lapisan tengahnya diganti aluminium foil. Permen umumnya jalan dengan PET / aluminium foil / CPP.
Yang paling sering kami kerjakan di sini ada dua: tutup gelas (lid cup) dan label untuk air minum dalam kemasan, serta sachet atau pouch untuk minuman serbuk.
Lid cup AMDK biasanya PET / LLDPE, labelnya dari OPP. Untuk minuman serbuk seperti susu bubuk, strukturnya OPP / PET metalize / LLDPE, karena serbuk gampang menggumpal begitu kena lembap.
Pakan hewan itu berminyak dan aromanya kuat. Kalau materialnya kurang pas, kemasan terasa berminyak dari luar dan baunya tercium sampai rak sebelah.
Untuk pakan kucing kering, kami pakai OPP / PET metalize / LLDPE. Lebar kemasan bisa dibuat dari 80 sampai 600 mm, jadi satu merek bisa punya ukuran kecil untuk warung dan ukuran besar untuk pet shop.
Benih itu barang hidup. Kena lembap di gudang, daya tumbuhnya turun, dan yang komplain bukan toko, tapi petaninya.
Untuk benih jagung dan padi, kami biasa pakai PET / nylon / LLDPE putih. Nylon membuat kemasan tahan tusuk dan tidak gampang sobek waktu ditumpuk dan dikirim jauh.
Kemasan beras kerjanya berat. Isinya berkilo-kilo, ditumpuk tinggi, dan sering dilempar waktu bongkar muat. Jadi yang dicari pertama biasanya kuat dan tidak pecah di seal, baru setelah itu tampilan.
Deterjen, sabun cair, pewangi: isinya cair atau bubuk, dan sebagian keras ke material. Kemasannya harus rapat di seal dan tidak bocor waktu tertekan di dalam kardus.
Untuk kosmetik, kemasan ikut menentukan harga jual. Cetakan yang warnanya meleset sedikit saja sudah bikin produk terlihat murah, jadi konsistensi warna dari order ke order jadi urusan utama di sini.