Daftar mesin pabrik kemasan bisa dibaca dari tiga angka utama: jumlah warna menunjukkan seberapa rumit desain yang bisa dicetak, lebar kerja menunjukkan berapa lajur kemasan muat sekaligus, dan kecepatan menunjukkan batas atas produksi per jam. Angka-angka itu baru bermakna bila dicocokkan dengan desain, ukuran, dan jadwal pesanan Anda.

Kami memakai daftar mesin di pabrik kami sendiri sebagai contoh, karena angka-angkanya nyata dan bisa Anda cocokkan saat berkunjung. Cara bacanya berlaku untuk daftar mesin pabrik mana pun.
Daftar yang lengkap mencakup setiap tahap dari cetak sampai kemasan jadi. Berikut ringkasan lini produksi kami:
| Tahap | Mesin | Kecepatan | Lebar kerja |
|---|---|---|---|
| Cetak rotogravure | 10 warna | 180 m/menit | 1.250 mm |
| Cetak rotogravure | 9 warna | 200 m/menit | 1.250 mm |
| Cetak rotogravure | 7 warna | 130 m/menit | 1.000 mm |
| Laminasi | Dry lamination | 150 m/menit | 1.300 mm |
| Laminasi | Solvent-free lamination | 375 m/menit | 1.300 mm |
| Slitting | 3 mesin | 200-400 m/menit | 1.300 mm |
| Rewinding | 1 mesin | 100 m/menit | 500 mm |
| Inspeksi | 2 mesin | 400 m/menit | 1.200-1.300 mm |
| Bag making | 5 mesin | 30-180 pcs/menit | 80-600 mm |
Selain itu, kami membuat film plastik sendiri melalui proses blowing, yang juga masuk ruang lingkup sertifikasi ISO 22000 kami. Untuk kemasan dengan bentuk potongan khusus, kami juga punya mesin die cut dengan lebar kerja 80 sampai 600 mm. Spesifikasi per mesin bisa dilihat di halaman teknologi kami.
Jumlah warna adalah jumlah unit cetak dalam satu mesin. Setiap unit mencetak satu warna dari satu silinder, jadi mesin 10 warna bisa mencetak hingga sepuluh tinta dalam sekali jalan.
Desain sederhana dengan dua atau tiga warna solid tidak butuh mesin 10 warna. Jumlah unit yang lebih banyak berguna untuk desain dengan foto produk, gradasi halus, warna brand khusus di luar warna proses, lapisan tinta putih di bawah warna pada film bening, atau lapisan pelindung. Cara kerja silinder dan unit cetak ini dijelaskan di artikel apa itu rotogravure dan halaman proses rotogravure kami.
Satu hal lagi: tiap warna berarti satu silinder. Makin banyak warna, makin besar biaya silinder di pesanan pertama.
Lebar kerja menentukan berapa lajur kemasan yang bisa dicetak berdampingan dalam satu gulungan film. Makin banyak lajur, makin efisien penggunaan film dan waktu mesin, dan itu ikut menekan harga per kemasan.
Sebagai ilustrasi kasar, desain selebar 200 mm pada mesin dengan lebar cetak 1.250 mm bisa disusun sekitar enam lajur sebelum dikurangi sisa tepi. Hitungan sebenarnya bergantung pada bentuk kemasan, karena satu pouch bisa membutuhkan lebar film dua kali lipat dari lebar jadinya. Mesin laminasi dan slitting perlu cukup lebar untuk mengikuti lebar cetak; di pabrik kami keduanya 1.300 mm.
Tidak. Kecepatan di spesifikasi adalah batas atas saat mesin berjalan stabil. Kapasitas nyata selalu lebih rendah karena ada waktu persiapan: memasang silinder, menyetel warna, mengganti gulungan, dan membersihkan mesin di antara pesanan.
Waktu tunggu juga berpengaruh. Setelah laminasi, film perlu waktu curing agar perekat mengeras sebelum dipotong. Karena itu, pertanyaan yang lebih berguna untuk pabrik bukan “berapa meter per menit”, melainkan “berapa lama pesanan sebesar ini selesai, dan tahap mana yang paling lama”.
Bedanya pada jenis perekat. Dry lamination memakai perekat yang dilarutkan dalam pelarut, lalu pelarutnya diuapkan sebelum film direkatkan. Solvent-free lamination memakai perekat tanpa pelarut, sehingga tidak ada pelarut yang perlu diuapkan.
Masing-masing punya tempat. Solvent-free umumnya lebih cepat dan tidak meninggalkan sisa pelarut dari perekat, sedangkan dry lamination fleksibel untuk berbagai kombinasi material, termasuk struktur dengan aluminium foil. Pabrik yang punya keduanya bisa memilih proses sesuai struktur kemasan Anda.
Mesin slitting memotong film lebar menjadi gulungan selebar kebutuhan, baik untuk dibentuk menjadi pouch maupun dikirim sebagai roll film. Mesin inspeksi memeriksa film sebelum melangkah ke tahap berikutnya.
Dua mesin inspeksi kami memeriksa hingga 400 meter per menit untuk tujuh hal: warna, cacat cetak, pinhole, registrasi, kerutan, sambungan, dan kontaminasi. Keberadaan mesin inspeksi di daftar mesin adalah tanda bahwa pemeriksaan tidak hanya mengandalkan mata operator.
Perhatikan bentuk kemasan yang bisa dibuat dan rentang lebarnya. Lima mesin bag making kami mengerjakan three side seal, standing pouch dengan atau tanpa zipper, gusset, dan center seal, untuk lebar 80 sampai 600 mm. Kecepatannya 30 sampai 180 pcs per menit, bergantung pada bentuk dan ukuran kemasan.
Kalau ukuran kemasan Anda di luar rentang lebar itu, mesin tidak bisa mengerjakannya, berapa pun kecepatannya. Panduan menentukan bentuknya ada di artikel tentang memilih bentuk kemasan. Untuk memastikan desain Anda cocok dengan mesin untuk cetak kemasan rotogravure kami, kirimkan ukuran dan jumlah warnanya ke tim kami.
Cek Kecocokan Desain dengan Mesin Kami via WhatsApp
Mesin memiliki sepuluh unit cetak, masing-masing mencetak satu warna dari satu silinder. Artinya hingga sepuluh tinta bisa dicetak dalam sekali jalan.
Tidak selalu. Kapasitas nyata dipengaruhi waktu persiapan mesin, penggantian gulungan, waktu curing setelah laminasi, dan antrean pesanan lain.
Mesin yang lebih lebar bisa mencetak lebih banyak lajur kemasan sekaligus, sehingga penggunaan film dan waktu mesin lebih efisien per kemasan.
Dry lamination memakai perekat berpelarut yang diuapkan sebelum film direkatkan, sedangkan solvent-free memakai perekat tanpa pelarut dan umumnya berjalan lebih cepat.