Cacat cetak kemasan fleksibel yang paling sering diperiksa pabrik ada tujuh: warna yang meleset, cacat cetak seperti bintik atau garis, pinhole, registrasi yang geser, kerutan, sambungan film, dan kontaminasi. Sebagian besar bisa ditangkap sebelum kemasan dikirim, asalkan film diperiksa di mesin inspeksi dan bagian yang cacat dipisahkan.

Daftar ini bukan teori. Ketujuh parameter itu yang diperiksa pada film hasil produksi di pabrik kami, dengan dua mesin inspeksi berkecepatan hingga 400 meter per menit. Berikut penjelasan tiap cacat dari sisi Anda sebagai pembeli.
Warna bisa bergeser karena kekentalan tinta berubah selama produksi, silinder mulai aus, atau jenis film berbeda dari yang dipakai saat persetujuan. Perbedaan kecil antarbatch paling terasa pada warna brand yang khas dan pada produk yang dipajang berdampingan di rak.
Cara paling aman adalah menyepakati warna acuan sejak awal dan menyimpannya sebagai pembanding untuk setiap pesanan ulang. Rotogravure membantu di sini karena silinder yang sama dipakai berulang, sehingga konsistensi antarbatch lebih mudah dijaga. Penjelasannya ada di artikel apa itu rotogravure dan halaman cetak kemasan rotogravure kami.
Cacat cetak adalah kerusakan pada gambar yang tercetak, seperti bintik tinta, garis tipis memanjang, bagian yang tidak tertinta, atau tinta yang menempel di area yang seharusnya kosong. Penyebabnya bisa debu pada film, goresan pada silinder, atau penyetelan pisau penyapu tinta yang kurang pas.
Cacat seperti garis memanjang biasanya berulang di posisi yang sama sepanjang gulungan, sehingga cepat terlihat di mesin inspeksi dan bisa langsung ditelusuri penyebabnya.
Pinhole adalah lubang sangat kecil pada film, sering tidak terlihat dengan mata telanjang. Lubang ini menjadi jalan masuk udara dan uap air, sehingga kemasan yang terlihat utuh bisa gagal melindungi isinya.
Risikonya paling besar pada struktur barrier tinggi seperti kemasan aluminium foil, karena seluruh fungsi penghalangnya bergantung pada lapisan yang utuh. Produk yang sensitif lembap, seperti serbuk dan benih, paling cepat menunjukkan akibatnya.
Registrasi meleset terjadi saat warna-warna yang dicetak bertumpuk tidak tepat di posisinya. Akibatnya teks kecil terlihat berbayang, tepi gambar bergaris warna, atau tinta putih tidak menutup penuh di bawah warna lain.
Pada rotogravure, setiap warna dicetak oleh unit yang berbeda secara berurutan, sehingga ketepatan posisi antarunit perlu dijaga sepanjang produksi. Urutan prosesnya bisa dilihat di halaman proses rotogravure kami.
Kerutan muncul saat tegangan film tidak seimbang, baik saat dicetak, dilaminasi, maupun digulung. Pada laminasi, kerutan bisa terkunci di antara lapisan dan tidak bisa diperbaiki. Selain terlihat kurang rapi, kerutan juga melemahkan seal di area itu.
Sambungan terjadi saat gulungan film habis dan disambung dengan gulungan baru selama produksi. Sambungan itu wajar, tapi bagian kemasan yang mengandung sambungan tidak boleh lolos ke pembeli. Bila lolos, kemasan bisa macet di mesin pengisi atau seal-nya tidak rapat. Karena itu posisi sambungan perlu ditandai dan dibuang saat slitting atau pembentukan kemasan.
Kontaminasi adalah benda asing yang terperangkap di film atau di antara lapisan, misalnya serangga kecil, rambut, serpihan, atau gel dari bahan film. Untuk kemasan pangan, temuan seperti ini bisa berujung pada keluhan konsumen yang merusak nama brand, meski produknya sendiri tidak bermasalah.
Dengan menjalankan film di mesin inspeksi sebelum tahap berikutnya, menandai lokasi cacat, lalu membuang bagian itu saat slitting atau pembentukan kemasan. Ringkasan cara kerjanya:
| Cacat | Penyebab umum | Akibat bagi pembeli | Tindakan di pabrik |
|---|---|---|---|
| Warna | Tinta, silinder, atau film berubah | Tampilan tidak seragam di rak | Dibandingkan dengan warna acuan yang disetujui |
| Cacat cetak | Debu, goresan silinder, setelan penyapu tinta | Desain terlihat kotor | Lokasi ditandai, penyebab dicari di mesin cetak |
| Pinhole | Cacat bahan atau kerusakan saat proses | Barrier gagal, produk rusak lebih cepat | Bagian berlubang dipisahkan |
| Registrasi | Posisi antarunit cetak bergeser | Teks berbayang, tepi gambar bergaris | Penyetelan ulang, bagian meleset dibuang |
| Kerutan | Tegangan film tidak seimbang | Tampilan dan seal terganggu | Dipisahkan sebelum dibentuk |
| Sambungan | Pergantian gulungan film | Macet di mesin pengisi, seal bocor | Posisi ditandai dan dibuang |
| Kontaminasi | Benda asing masuk saat proses | Keluhan konsumen | Bagian terkontaminasi dibuang, sumbernya ditelusuri |
Rincian tahapan proses quality control kami bisa Anda baca sebelum memesan.
Saat melakukan audit pabrik kemasan, minta juga ditunjukkan contoh catatan inspeksi dari pesanan lain. Catatan yang rinci biasanya menandakan pemeriksaan yang memang dijalankan setiap hari.
Tanya Standar Inspeksi Kami via WhatsApp
Warna yang meleset, cacat cetak seperti bintik atau garis, pinhole, registrasi yang geser, kerutan, sambungan film yang lolos, dan kontaminasi benda asing.
Registrasi adalah ketepatan posisi tiap warna saat dicetak bertumpuk. Registrasi yang meleset membuat teks berbayang dan tepi gambar bergaris warna.
Sering tidak. Pinhole bisa sangat kecil sehingga perlu diperiksa dengan bantuan mesin inspeksi atau cahaya dari balik film.
Sertakan foto, jumlah kemasan yang terdampak, nomor gulungan atau lot, dan bandingkan dengan contoh yang sudah disetujui. Data ini membantu supplier menelusuri penyebabnya.